Cover belakang Marketeers edisi yang lalu menunjukkan gambar “segitiga” The Anatomy of New Wave Culture. Deklarasinya dilakukan di Philip Kotler Hall- MarkPlus, Inc., Jakarta. Menkominfo Tifatul Sembiring dan saya menandatangani deklarasi yang disebut 01-11-10 itu tepat tanggal 11 Januari 2010.
Ada sekitar lima puluh orang yang menyaksikan acara tersebut sesudah makan siang bersama. Para wakil komunitas Youth, Women dan Netizen, yakni Pandji, Olga Lydia dan Saykoji lantas saya ajak foto bersama Menkominfo di depan deklarasi tersebut sebagai ikon yang mewakili masing-masing komunitas.
Siang itu juga hadir beberapa orang yang mewakili Senior, Men dan Citizen. Seperti Agung Adiprasetyo, CEO Kompas Gramedia, Sarwoto, CEO Telkomsel, YW Junardy, Komisaris Utama Radjawali Group, Andreas Diantoro, Bos regional Dell Asia, dan beberapa orang lainnya.
Mereka duduk di baris kedua dari kursi dan meja yang sengaja saya atur berbentuk U-Shape itu. Sedangkan yang Youth, Women dan Netizen duduk di depan. Perlambang bahwa mereka lah Komunitas Masa Depan! Merekalah yang akan menentukan arah “Mind, Market and Heart” dari komunitas Senior, Men dan Netizen.
Itu terbukti dari diskusi yang saya pimpin setelah penandatanganan deklarasi selama satu setengah jam di depan Menkominfo. Mereka dengan tegas menyatakan pendapatnya tentang Indonesia masa depan yang didambakan.
Mereka berdiskusi betapa pentingnya masyarakat Indonesia yang plural ini bisa harmonis. Mereka ingin supaya hati nuranilah yang dominan dari semua pengambilan keputusan penting di negeri tercinta.
Mereka juga ingin supaya ada kebebasan berekspresi diri termasuk self-regulation. Mereka juga menunjukkan bahwa Indonesia masa depan haruslah menjadi “a good global citizen”.
Mereka lebih suka memperkuat isu kemanusiaan, keplanetan, keadilan dan mengurangi konflik horizontal antar bangsa, etnik dan agama.
Sambutan akhir dari Menkominfo sangat mengesankan! Tifatul Sembiring berterima kasih karena sudah mendapat kesempatan mendengarkan ‘curhat’ ketiga komunitas masa depan tersebut.
Beliau akhirnya mengatakan bahwa kemajuan teknologi informasi memang harus disikapi secara arif. Indonesia masa depan haruslah lebih baik dari yang sekarang dan masa lalu karena kita memang bisa...
*Written by: HERMAWAN KARTAJAYA, Founder & CEO - MarkPlus, Inc.
*Artikel lengkap tersedia dan dapat dibaca di majalah Marketeers edisi cetak terbitan Maret 2010,
edisi online dapat di akses di bagian The Mag, bagi pelanggan majalah Marketeers.