This text will be replaced. Streaming solutions by Primcast - Shoutcast hosting, Flash Streaming
Marketeers, Friday,November 28 2014

Maneuver

Zurich Tawarkan Masa Depan Cerah

June 02 2012 | By


Setelah sukses dengan peresmian PT Zurich Topas Life (ZTL) awal Februari ini, Zurich kian berusaha untuk mengokohkan jaringan operasionalnya di Indonesia dengan merekrut Future Planner yang akan menjadi garda depan pelayanan ZTL untuk konsumen. Zurich Future Planner dipersiapkan untuk tidak hanya menjadi agen asuransi biasa, namun juga harus mampu membantu nasabah untuk mengambil keputusan yang mantap saat memilih asuransi yang tepat. Kesungguhan Zurich dalam merekrut bibit-bibit berkualitas terbukti dengan ditawarkannya paket kompensasi yang sangat menguntungkan bagi Future Planner yang bergabung.

Kehadiran Zurich sebagai pilihan asuransi jiwa yang baru di Indonesia memang membawa angin segar dalam bidang asuransi, khususnya untuk para konsumen yang membutuhkan asuransi jiwa. Keunggulan pelayanan Zurich dimulai dari komitmen mereka untuk “putting the ‘sure’ in insurance”. Dengan kata lain, komitmen utama yang dipegang teguh oleh Zurich jaminan kepastian berasuransi kepada para nasabahnya.

Demi membangun bisnis ini, Zurich membutuhkan Future Planner terbaik yang nantinya diharapkan mampu menjelaskan kepada para calon nasabah mengenai komitmen tersebut. Oleh sebab itu, seorang Future Planner memegang peranan sebagai kunci keberhasilan perusahaan. Untuk membantu mereka berhasil, para Future Planner ini akan mendapatkan pelatihan intensif untuk membangun kemampuan pendekatan ke nasabah dan menjual produk Zurich.

Oemin Handajanto, CEO ZTL, menyebutkan bahwa Zurich Future Planner bukanlah agen asuransi biasa. “Kami mengharapkan Zurich Future Planner tak sekadar menjadi sales agent, atau menjual polis asuransi. Di Zurich, setiap individu (agen) harus mampu berperan sebagai Future Planner bagi nasabahnya. Itulah mengapa mereka kita namakan Zurich Future Planner,” jelas Oemin.

Lebih lanjut, Oemin menerangkan bahwa Zurich Future Planner diharapkan dapat produk asuransi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Oemin menekankan bahwa Zurich Future Planners menjalankan bisnisnya berdasarkan empat pilar yang sejalan dengan keinginan nasabah, yakni “guidance, clarity, simplicity, surety”.

“Zurich Future Planner diharapkan mampu memberi penjelasan serta panduan secara jelas dan sederhana dan juga meyakinkan nasabah untuk mengambil keputusan tepat dalam memilih asuransi,” papar Oemin saaat menjelaskan maksud dari empat pilar.

Henry Azhar Kasim, Zurich Head of Agency Recruitment & Sales Quality of Zurich di Indonesia, menyebutkan beberapa keuntungan menjadi Zurich Future Planner. Salah satu kelebihan dibandingkan dengan agen asuransi pada umumnya, ucap Henry, adalah kesempatan menjadi seorang pionir. “Karena keberadaaan ZTL di Indonesia dimulai dari nol, agents atau leader agents yang dijuluki Future Planners ini akan menjadi para perintins atau representasi Zurich yang pertama,” jelas Henry. Bagi para entrepreneur, ini merupakan kesempatan besar untuk mengambangkan bisnis asuransi jiwa ini.

Seorang Zurich Future Planner akan mendapatkan kompensasi lifetime achievement serta banyak kelebihan lain. Menjadi agen Zurich membuka peluang untuk profit dan income seumur hidup, mengingat bisnis asuransi adalah bisnis jangka panjang. “Apalagi, dari seluruh penduduk Indonesia, hanya kurang dari 2 persen yang telah memiliki asuransi. Jika dilihat dari total jumlah populasinya, Indonesia merupakan pangsa pasar asuransi yang menarik juga menjanjikan,” ucap Henry.

Menjadi Zurich Future Planner artinya tidak hanya berjualan produk, namun juga menawarkan solusi finansial masa depan secara personal, di samping memberikan jaminan masa depan ke nasabah. “Menjadi Zurich agent artinya mendirikan sebuah bisnis seumur hidup, atau lifetime achievement. Si agen juga akan mendapatkan loyalty bonus, dan otomatis pension planner. Bisnis ini juga dapat diwariskan. Si agen sendiri yang akan memutuskan, seberapa besar bonus finansial yang mereka ingin dapatkan,”

Idealnya, seorang agen berusia antara 25 – 40 tahun, berpendidikan setara dengan sarjana muda atau strata 1 atau diploma. “Kami lebih memilih yang statusnya menikah. Mereka juga harus memiliki latar belakang pengalaman di bidang asuransi, institusi finansial atau perbankan sedikitnya 3 tahun,” kata Henry.

Strata Future Planner akan dibagi atas Financial Consultant, Agency Manager, Senior Agency, Agency Director. Untuk menjadi agen, seseorang harus memiliki  komitmen serta membawa pengaruh positif untuk nasabah dan bisnis yang dijalankannya. Khusus leader agent, Henry menyebut seseorang harus memiliki indikasi pengalaman memimpin suatu sales project/ atau eam, memiliki kinerja yang baik, pengalaman bisnis yang kuat, serta jaringan yang luas. “Pada prinsipnya, We recruit anywhere, anytime, but not anyone,” tegas Henry.

writer, blogger, journalist, social media lover

View Profile

Multimedia

marketeers quote of the day

Matahari Departement Store merupakan satu-satunya departement store di Indonesia yang pelanggannya bisa menukar produk lintas toko, bahkan lintas toko di pulau yang berbeda."

-Endah Setyowati, Head of Customer Service Matahari Departement Store-